Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Pemerintahan ATUM Institute Sebut PDIP Pakai Sihir Dajjal Halau Opini Mereka Dibalik Kebijakan PPN 12 Persen
Pemerintahan

ATUM Institute Sebut PDIP Pakai Sihir Dajjal Halau Opini Mereka Dibalik Kebijakan PPN 12 Persen

Redaksi APN
Redaksi APN
22 Des, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Tulisan dari Kutipan FB Kawendra menuliskan ini : 


FB Kawendra, DPR-RI Gerindra : 


Soal kenaikan PPN 12% harusnya PDIP jangan terlalu banyak drama lah ayo jangan mudah lupa, telaah prosesnya. Siapa partai berkuasa saat itu hingga PPN 12% di sahkan? Dari partai apa Ketua DPR nya ? Partai apa dengan kursi terbanyak di DPR ? Dari partai apa ketua Panja nya ?! Drama terus.. 


Kita harus berterima kasih ke Pak Prabowo Subianto  bahwa kenaikan PPN 12% hanya untuk barang-barang kelas atas dan mewah saja dengan bertahan dikenaikan 1%. 


Ayo gak usah banyak drama! Jadi masyarakat harus tau ya siapa biang kerok dan dalang PPN 12% sebenarnya ini! 


#kawendra #maskawe #gerindra #ppn12persen


-


Seruan serupa ingatkan PDIP juga datang dari aktivis kawakan.


Aktivis gerakan mahasiswa 1998, Haris Rusly Moti mengingatkan para pimpinan dan politisi PDIP terkait asal usul kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang akan berlaku mulai 1 Januari 2025.


Ia pun mengungkit kutipan Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno yakni Jangan Sekali Kali Melupakan Sejarah (Jasmerah).


"Demikian juga perlu diingat selalu asal usul atau sejarah Penetapan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen yang akan berlaku mulai 1 Januari 2025," kata Haris dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 21 Desember 2024.


Ia mengatakan, kebijakan PPN 12 persen yang diatur dalam UU Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) pasal 7 ayat (1) huruf b adalah kebijakan yang dibuat di era ketika PDIP menjadi Ruling Party, partai yang berkuasa di eksekutif dan di parlemen.


"Sejarah harus selalu diingat, rakyat Indonesia harus dibukakan matanya, bukankah ketika kebijakan PPN 12 persen diketok palunya oleh DPR RI dipimpin oleh Ketua DPR RI nya Puan Maharani dari PDIP? Bukankah Ketua Panja UU yang menetapkan kebijakan PPN 12 persen adalah Dolfi OFP dari Fraksi PDIP?," ujarnya.


Ia pun mempertanyakan sejumlah politisi PDIP yang jadi miopi, rabun sejarah, penglihatannya seakan buram, tampil seakan pahlawan di malam gulita, memprovokasi dan mempersoalkan bahkan meminta Presiden Prabowo membatalkan kebijakan PPN 12 persen.


Lebih lanjut, ia menegaskan Presiden Prabowo hanya menjalankan perintah UU yang telah diputuskan oleh DPR RI yang dipimpin oleh Puan Maharani.


"Justru Presiden Prabowo yang telah disumpah untuk menjalankan UU yang harus pasang badan menjalankan kebijakan yang dibuat di era PDIP sebagai ruling party," ucapnya.


Namun demikian, Presiden Prabowo tidak semena-mena dalam menjalankan kebijakan yang dibuat di era PDIP sebagai ruling party. Sejumlah revisi dibuat agar rakyat kecil tidak terbebani oleh kebijakan kenaikan PPN 12 persen.


Melalui masukan yang disampaikan oleh delegasi DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Prabowo memutuskan agar PPN 12 hanya berlaku hanya untuk produk barang mewah.


"Jika ditanya siapa yang bertanggungjawab terkait kebijakan PPN 12 persen? Menurut saya, yang bertanggungjawab terkait kebijakan PPN 12 persen adalah PDI Perjuangan. Mestinya di saat UU yang mengatur PPN 12 persen di bahas, PDIP sebagai ruling party tampil membatalkan disahkan dan berlakunya UU ini," katanya.


"Kepada pimpinan dan politisi PDIP, ingat dan camkan kata Bung Karno; Jasmerah, jangan sekali kali melupakan sejarah," tegasnya.

Sementara itu Wakil Direktur Eksekutif ATUM Institute Nadia menyebut PDI-Perjuangan merupakan Partai yang ahli melakukan manipulasi menggunakan sihir Dajjal sehingga selalu ingin dilihat jadi Pahlawan padahal merekalah pembuat onar.

"ATUM Institute akan tingkatkan serangan kepada PDIP karena mereka biang kerok sejumlah permasalahan sejak dulu"tegas Nadia

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Pemberian Ribuan Paket Sembako di Jakarta Timur lewat Aksi Sosial Jum'at Berkah PS store

Redaksi APN- April 24, 2026 0
Pemberian Ribuan Paket Sembako di Jakarta Timur lewat Aksi Sosial Jum'at Berkah PS store
Pemberian Ribuan Paket Sembako di Jakarta Timur lewat Aksi Sosial Jum'at Berkah PS store Jakarta Timur – Pengusaha sekaligus pemilik PS Store, Putra Sireg…

Berita Populer

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026
Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

April 23, 2026
Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa  Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

April 22, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026
Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

April 23, 2026
Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa  Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

April 22, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak