Dua Sifat Jendral Tempur Gerindra Dari Kemenangan Besar Banten-Jabar-Sumbar
Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)
SUDAH Rendah hati Gerindra menawarkan Airin untuk maju dengan Wakil Adalah Andra Soni tapi Airin tanpa bilang-bilang lalu ngotot maju dengan PDI-Perjuangan.
Hasilnya kini terlihat, Airin tadinya sudah oke dengan Andra.tiba-tiba dia tanpa ngomong langsung maju dengan PDIP, bilangnya dengan Andra berat ketika ditanya, akhirnya Gerindra yang sudah rendah hati dan setia memutuskan maju sendiri Gerindra mencapai tinggi-tingginya speed sejak berbeda jalan dengan Airin. Apa daya akhirnya Airin menenggelamkan marwah Golkar-PDIP pasca Airin digiling di pencoblosan kemarin. Rakyat Banten cinta pada kesetiaan dan rendah hati Gerindra. Jendral Tempur Gerindra Komandan El-Profesor Dasco sudah mengambil langkah terukur dan paham peta bahwa Gerindra pasti rebut Banten. Itulah Airin, Airin perlu belajar rendah hati dalam politik. Segala playing fictim Airin berujung pada hilangnya posisi Gubernur Banten, sebelumnya hilang juga kursi DPR-RI Dapil Banten yang dimana dia mengundurkan diri.
Di Jabar juga Gerindra perkasa. Yang diusung mirip Andre, sosok yang dekat dengan Rakyat. Dedi Mulyadi. Dedi karakternya asli Gerindra banget : cekatan, cerdas dan membumi mirip karakter Prabowo-Prof. Dasco.
Kemenangan Gerindra di banyak tempat telah menunjukkan Gerindra menguasai kursi eksekutif banyak Provinsi yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Di Sumbar apalagi, Vasco jadi Wagub. Kader Muda Gerindra.
Rendah hati dan tahu peta jalan menang adalah ciri khas Jendral Tempur Gerindra. Di Sumbar, Gerindra dengan rendah hati mengajukan Incumbent dengan wakil dari Gerindra. Kemenangan pun sudah terhitung dan kalaupun Gerindra maju sendiri pasti punya ciri khas tanding sampai menang.


Posting Komentar