Cantiknya Mega Hilang Lihat Hasil Pilkada, Bambang Pacul Sudah Tak Bisa Menolong
Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)
Bambang Pacul dikenal realistis. Dia sudah pesimis Andika menang. Malah info di Majalah TEMPO ramai-ramai elite PDIP memprovokasi Mega agar mewaspadai Bambang Pacul.
PDIP tersungkur di pertarungan Pilkada, Jabar jangan ditanya, Banten sudah ke Airin pun keok juga, Jateng yang notabene markas Banteng kebobolan, jauh lagi, disusul Risma, angkanya menganga jauh dari Khofifah.
Nasib Andika naas, habis tak berguna di Jateng diprediksi Megawati tak begitu tertarik lagi mengajak-ngajak Andika
Sementara markas PDIP lain yaitu Bali, De Gajah sampai saat itu terus terlihat informasi unggul di sejumlah TPS meski tetap kita tunggu hasil lebih pasti terlihat Gerindra memberi perlawanan hebat di Bali.
Bagaimanapun lumpuhnya sejumlah Kaki PDIP di Daerah menyiratkan bahwa KIM (Koalisi Indonesia Maju) makin bersinar di 2029. PDIP benar-benar kelabakan sampai gandeng Anies segala macam.
Ada Orang cerdas seperti Bambang Pacul disitu justru Mega lebih percaya provokasi Hasto si Sekjen Partai yang cengeng.
Di Banten pun PDIP sampai gandeng Airin untuk bertahan. Airin yang sudah ditawari Gerindra maju dengan gandeng Andra Soni malah tanpa pamit langsung ikut PDIP, ya sudah kena lah Airin, sudahlah kalah.
PDIP kini dengan kehilangan banyak kursi kepala daerah dan kursi di Pemerintahan serta kehilangan kursi legislatif di banyak tingkatan, menjadi Partai pesakitan yang loyo menatap 2029


Posting Komentar