Anis Matta, Sang "Hilmi Aminuddin"nya Partai Gelora
Oleh : Abdullah Amas (Pengamat Gerakan Dakwah dan Politik)
HILMI Aminuddin, Inspirator Utama Gerakan Tarbiyah yang melahirkan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), Partai Keadilan (PK kemudian PK Sejahtera) unggul di siyasah dan firasat dalam memenangkan gerakannya. Hal yang sama mirip dengan Anis Matta pendiri utama Partai Gelora dan salah satu pendiri PKS.
Kerja Cinta
Hilmi membangun keperkasaan PKS dalam jengjang jangka waktu lama. Anis Matta yang berada di lingkaran ini sejatinya cukup menikmati limpahan kerja Hilmi karena sebagian kekuatan PKS otot-ototnya sedikit banyak hinggap ke Partai Gelora, atau setidaknya ke barisan KA-KAMMI pimpinan Fahri Hamzah meski tak semua ke Partai Gelora. Contoh Andi Rahmat yang memilih tak ikut gabung ke Partai Gelora padahal dulu dikenal loyalis Anis Matta.
Namun, Kekuatan yang dibangun Anis tak sebesar gurunya Hilmi. Anis kalau bicara orang didekat dia seolah mendapat dentuman salju. Karena kedalaman spiritualnya, ruh anis matta kuat.
Hilmi membangun lingkungan Madani di sebuah daerah di Bogor penuh pegunungan. Dia menyepi disana meski sempat jadi Ketua Majelis Syuro PKS.
Anis Matta memilih tetap ditengah arena setelah sebelumnya sempat berdiam diri. Saat KA-KAMMI deklarasikan dirinya untuk tampil dengan dimulai Gerakan Pawai Kebangsaan yang dimainkan Fahri Hamzah, Anis Matta muncul. PK awal muncul nyaris merengsek tembus PT 2-3 persen waktu itu, Partai Gelora kala kini tembus angka 0,7 persen kurang lebih. Sebuah pencapaian lumayan di era Politik Praktis. Anis Matta dan Partai Gelora sejatinya turut menikmati amal jariyah Hilmi melalui PKS meski menyempal. Satu-satunya mantan Ketum Partai PKS yang berhasil buat Partai sendiri. Hal yang tak bakal dicapai yang lain seperti Luthfi Hasan, Hidayat Nur Wahid termasuk Tifatul sekalipun.
Namun kini pasukan Anis pun satu persatu tumbang seperti Slamet Nurdin salah satu jendral tempur Partai Gelora di Jakarta, Andi Rahmat yang sampai sekarang terlihat tak merasa cukup main dikelas Partai Gelora dan seterusnya.
Anis sejatinya meski kini bersebrangan dengan Hilmi adalah Kader terbaik Hilmi. Dia adalah seketaris Majelis Tinggi Pimpinan Hilmi di PKS. Dia sekjen sekaligus Seketaris Majelis Syuronya Hilmi. Dulu SBY segan sekali dengan Hilmi. Saat ini Anis Matta perannya pada Pemerintahan sekarang masih kurang jauh dibandingkan Hilmi. Suara Partai yang relatif mini misalkan. Anis Matta dahulu adalah "peluru" Hilmi. Soal ruh atau spiritualitas dakwah Anis bisa jadi Anis Matta lewati Hilmi. Namun pencapaian Politik masih kurang. Tapi apapun Anis Matta adalah Kader nomor wahid Hilmi meski kini bersebrangan. Ada point yang saya tangkap disini. Kadang Murid Terbaik tak selalu jadi Murid yang setia pada Agenda Gurunya. Tapi dia tetap murid terbaik. Setidaknya dibanding murid Hilmi yang lain. Pencapaian Anis Matta masih relatif lebih unggul.


Posting Komentar