Memiliki "Ruh" Budayawan, Khofifah Institute Sebut Erika Sinta Pradevi Ketum KOHATI HMI Badko Jatim Sebagai Prototipe Negarawan Masa Depan
SURABAYA – Direktur Khofifah Institute sekaligus Ketua Umum Barisan Media Khofifah, Abdullah Amas, secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Erika Sinta Pradevi. Erika dinilai bukan sekadar aktivis biasa, melainkan sosok yang membawa angin segar dalam kancah kepemimpinan perempuan Indonesia dengan karakter "negarawan masa depan".
Menurut Abdullah Amas, Erika memiliki keunggulan yang jarang dimiliki oleh pemimpin muda saat ini, yakni perpaduan antara kecakapan organisasi dan kedalaman spiritual-budaya.
"Erika Sinta Pradevi memiliki ruh yang kuat. Ia berangkat dari kalangan budayawan, yang artinya setiap langkah organisasinya tidak hanya berorientasi pada hasil teknis, tetapi memiliki nilai filosofis dan keberpihakan yang jelas pada akar rumput," ujar Amas dalam keterangannya di Surabaya.
Determinasi dan Keberpihakan Perempuan Kiprah Erika di lapangan menunjukkan energi yang seolah tidak ada habisnya. Mobilitasnya yang tinggi dalam mengawal berbagai kegiatan di luar kota dipandang sebagai bentuk determinasi nyata untuk membangun ekosistem perempuan yang lebih berdaya.
Sebagai figur yang aktif di Jawa Timur, dampak pergerakan Erika mulai dirasakan secara luas. Ia tidak hanya hadir sebagai penggerak, tetapi juga sebagai pendamping yang membersamai perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan dan akses kesejahteraan.
Simbol Kepemimpinan Jawa Timur Dukungan dari Khofifah Institute ini mempertegas posisi Erika sebagai salah satu kader kepemimpinan yang searah dengan visi besar pembangunan manusia di Jawa Timur. Amas menekankan bahwa Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki daya tahan (endurance) tinggi sekaligus kelembutan budi pekerti budayawan.
"Mobilitasnya yang tinggi termasuk mengikuti kegiatan di luar kota menunjukkan determinasinya yang kuat dalam membangun dan membersamai perjuangan perempuan Indonesia, termasuk impactnya pada pergerakan perempuan Jawa Timur secara luas," tambah Amas.
Munculnya nama Erika Sinta Pradevi diharapkan menjadi pemicu bagi generasi muda lainnya untuk terjun ke dunia organisasi dengan membawa semangat kenegaraan yang mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau golongan


Posting Komentar