BAND POP ASAL DEPOK 'HALUNAN' RILIS DEBUT ALBUM Jakarta
BAND POP ASAL DEPOK 'HALUNAN' RILIS DEBUT ALBUM Jakarta - Setelah menjalani karier bermusik selama 4 tahun, band pop asal Depok yang menamakan diri mereka Halunan resmi meluncurkan album penuh perdana bertajuk Roda Empat.
Pada awal terbentuk kami hanya fokus membuat musik dan sudah memiliki rencana untuk membuat album,” kata Ragil.
Firman mengaku lewat album Roda Empat ini, ia dan rekan-rekannya tidak hanya ingin memperkenalkan Halunan, tetapi juga persona setiap personel ke khalayak yang lebih luas.
Secara konsep keseluruhan, Ranelkha menjelaskan Roda Empat merupakan rangkuman dari dinamika perjalanan manusia yang mereka rangkum dalam sebuah karya musik.
Untuk sisi aransemen setiap lagu dalam album, Khosyi angkat bicara bahwa Halunan mengombinasikan berbagai energi sampai terbentuk menjadi alunan musik pop yang dirasa beragam.
“Ada yang bernuansa agresif, namun terselip juga nuansa melankolis dengan tempo yang lambat di dalamnya,” ujar Khosyi.
Penyebaran karya musik di era streaming yang sangat cepat menjadi tantangan tersendiri bagi Halunan. Ragil mengatakan bandnya sangat mengandalkan inovasi dan memperluas jaringan sebagai cara promosi karya mereka.
“Biar bagaimanapun koneksi antara beberapa orang yang kami anggap punya pengaruh dalam industri musik, akan memperbesar peluang album kami bisa didengarkan secara masif lagi,” jelas Ragil yang juga merasa usaha yang dilakukan butuh kerja kolektif di band. Band yang beranggotakan Ragil (vokal, gitar), Ranelkha (bas), Firman (gitar), dan Khosyi (drum) Ragil menjawab pertanyaan terkait karier mereka dan album Roda Empat. Saat itu ia bersama dua personel Halunan, Firman dan Khosyi yang merupakan teman sejak SMP merasa butuh pemain bas, sampai akhirnya merekrut Ranelkha untuk mengisi posisi tersebut. Ragil, sebagai penulis lirik utama di Halunan, menjelaskan bahwa setiap lagu dalam ‘Roda Empat’ memiliki alur cerita yang realistis dan relatable bagi banyak orang.
“Kami berusaha menyampaikan bahwa hidup bukan hanya tentang kesedihan atau keterpurukan, tetapi juga ada kebahagiaan yang bisa kita ciptakan sendiri, baik melalui pikiran kita maupun energi positif dari orang-orang di sekitar,” ujar Ragil.
Harapannya, ‘Roda Empat’ bisa menjadi “soundtrack” bagi setiap pendengar, menemani setiap momen dalam hidup mereka, baik itu saat berbahagia maupun di tengah perjuangan. Melalui lirik dan musik yang menyentuh, Halunan ingin hadir sebagai teman perjalanan bagi siapa saja yang mendengarkan. Album ini berisi tiga belas lagu yang diproduksi oleh Firmansyah, yang juga merupakan anggota band ini. Proses rekaman dilakukan di Porsea Music Studio untuk bagian drum, sementara vokal dan instrumen lainnya direkam di Means Record. Melalui ‘Roda Empat’, Halunan menegaskan komitmennya dalam berkarya. Album ini menjadi tonggak awal dari perjalanan panjang mereka, sekaligus simbol dari semangat untuk terus bergerak maju bersama karya-karya yang jujur dan penuh cerita.


Posting Komentar