Terkait Prabowo, Prof. Dasco Sampaikan Ini Di Sebuah Diksusi
JAKARTA -AMAS PERSADA NEWS- Presiden Prabowo Subianto tidak alergi terhadap kritik dan masukan. Sebaliknya, pemerintah justru membutuhkan kontribusi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kaum cendekiawan dan tokoh bangsa.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR, Prof.Sufmi Dasco Ahmad saat menyampaikan keynote speaker dalam diskusi bertajuk Paparan Pembangunan Indonesia 2025: Harapan dan Tantangan yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa 7 Januari 2025.
"Presiden Prabowo Subianto itu tidak anti kritik, Prabowo itu tidak anti masukan-masukan dengan berbagai cara," tegas Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari kaum cendekiawan dan tokoh bangsa dalam menjelaskan kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Ia mencontohkan kesalahpahaman yang terjadi terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
"Kemarin, misalnya, PPN naik 1 persen tapi dibilang naik 12 persen. Padahal kebijakan ini sudah direncanakan sejak 2021. Jika informasi ini terus digoreng, eskalasi sosial akan meningkat, dan yang menjadi korban adalah rakyat," ujar Prof.Dasco.
Dia juga mengajak kaum cendekiawan untuk berkontribusi aktif dalam memberikan ide-ide yang dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah.
Prof.Dasco optimistis, keterbukaan Presiden Prabowo terhadap kritik dan masukan akan mendorong terciptanya kebijakan yang lebih baik dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.










Posting Komentar