KUNJUNGAN SHIGERU ISHIBA KE PRABOWO, INGIN MENGEMBALIKAN REPUTASI JEPANG SEBAGAI INVESTOR TERLAMA DAN TERBESAR DI INDONESIA
*Sekjen Akurat Indonesia, Tumpal Daniel:
KUNJUNGAN SHIGERU ISHIBA KE PRABOWO, INGIN MENGEMBALIKAN REPUTASI JEPANG SEBAGAI INVESTOR TERLAMA DAN TERBESAR DI INDONESIA
*
(APN, Jakarta 14/1)
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada tanggal 10-11 Januari 2025. Ia disambut dengan upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor dan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Jepang .
Hasil-hasil yang dicapai dari pertemuan ini belum diketahui secara spesifik, namun kunjungan ini menandai lawatan luar negeri pertama PM Ishiba setelah ia resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang pada 1 Oktober 2024.
Investasi Jepang di Indonesia mencapai USD20,86 miliar pada periode 2022. Ini menempatkan Jepang sebagai negara kedua terbesar sebagai sumber investasi asing di Indonesia. Investasi tersebut meliputi berbagai sektor, termasuk energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan.
Catatan Akurat Indonesia, terdapat banyak perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia, khususnya di sektor industri manufaktur. Berikut beberapa contoh perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia: PT. Aisin Indonesia,produsen suku cadang otomotif. PT. Akebono Brake Astra Indonesia,produsen sistem pengereman.PT. Astra Daido Steel Indonesia,produsen baja.PT. Denso Indonesia,produsen komponen otomotif.PT. Fuji Seimitsu Indonesia,produsen bolt dan nut untuk industri otomotif, dan masih banyak yang lain seperti industri ban, kabel listrik, tutur Tumpal Daniel.
Menurut data dari Badan Investasi dan Promosi Indonesia (BKPM) dan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada tahun 2023, neraca perdagangan Indonesia dengan Jepang menunjukkan surplus sebesar USD36,93 miliar .
*Jepang Kembalikan Reputasi*
Investasi Jepang ke Indonesia telah berlangsung sejak tahun 1958. Pada awalnya, investasi tersebut terfokus pada sektor industri manufaktur. Pada tahun 1967-1974, investasi Jepang di Indonesia meningkat secara signifikan selama masa Orde Baru. Pada tahun 2007, Indonesia dan Jepang menandatangani Perjanjian Kerjasama Ekonomi (IJEPA) untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Perjanjian ini berfokus pada kemudahan akses pasar perdagangan barang dan jasa, memperkuat investasi, dan pengiriman tenaga kerja asal Indonesia .Sejak tahun 2010, nilai investasi Jepang ke Indonesia terus meningkat, mencapai USD 713 juta pada tahun 2010, USD 1,5 miliar pada tahun 2011, dan USD 2,3 miliar pada tahun 2012,dan kini investasi Jepang di kisaran $ 20 milliar berada di pemeringkat kedu a setelah Singapura. Apalagi pada saat ini sudah banyak negara besar dan kaya ingin berinvestasi di Indonesia.
Kunjungan PM Jepang Jelang seratus hari Prabowo menjadi Presiden, dapat dimaknai bahwa Jepang ingin mengembalikan reputasinya sebagai negara terpenting untuk Indonesia. Mengetahui maksud ini, Presiden Prabowo pun menunjukan kepiawaiannya berdiplomasi dengan menerima nya dalam upacara kenegaraan yang istimewa, pungkas Tumpal Daniel,Sekjen Akurat Indonesia.


Posting Komentar