Wakil Ketua DPD-RI Tamsil Linrung Sambut Hangat MD KAHMI Makassar Di Senayan
Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPD-RI Tamsil Linrung Sambut Hangat MD KAHMI Makassar Di Senayan
Jakarta-Dalam sebuah pertemuan formal namun penuh keakraban, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menerima jajaran pengurus MD KAHMI Makassar. Lebih dari sekadar seremonial, foto ini menyiratkan pesan kuat tentang sinergi dan eratnya pertemuan antar entitas keluarga besar HMI
Ya,Di tengah hiruk-pikuk ibu kota ruang tamu Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, menjadi saksi bisu sebuah pertemuan yang bukan sekadar basa-basi. Tamsil Linrung, sang empunya ruangan, menerima kunjungan istimewa dari Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Makassar.
Foto yang diperoleh memperlihatkan Tamsil, dengan batik motif Sulawesi Selatan yang khas, berdiri di tengah, didampingi oleh delegasi KAHMI. Dalam sorotan lensa, Tamsil tampak sumringah. Ia tidak sendirian; diapit oleh empat pria berpakaian batik yang beragam—dari motif Toraja yang dinamis hingga batik 'formal' berpeci hitam—dan seorang perempuan berhijab yang anggun, melambangkan keberagaman dan inklusivitas kepengurusan KAHMI Makassar.
Salah seorang anggota delegasi KAHMI terlihat memegang sebuah buku tipis dengan sampul putih-biru, yang tampaknya menjadi bagian dari simbol komitmen intelektual yang mereka sampaikan kepada Tamsil.
Tamsil, sebagai salah satu tokoh senior KAHMI dan putra daerah Makassar, secara natural menjadi figur yang tampil di level Nasional.
Keberadaannya di posisi strategis pimpinan DPD RI memberikan akses dan pengaruh politik yang signifikan bagi jaringan di daerah untuk menyuarakan kepentingan daerah, khususnya dari Sulawesi Selatan.
Sebagaimana jamak diketahui, KAHMI adalah salah satu ormas terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia, dengan alumni yang tersebar di berbagai sektor kekuasaan: dari birokrasi, akademisi, pengusaha, hingga politisi lintas partai. Kekuatan jaringannya tak diragukan lagi.
Sisi nuansa budaya yang kental juga ada dipertemuan ini. Motif-motif batik yang dikenakan oleh delegasi KAHMI menegaskan jati diri mereka sebagai putra daerah yang bangga akan warisan leluhur. Di tengah moderatnya Tamsil, ia seolah menegaskan bahwa politik nasional tidak boleh melupakan akar budayanya. Pilihan Tamsil untuk mengenakan batik motif Toraja juga bisa dibaca sebagai upaya merangkul seluruh entitas di Sulawesi Selatan, bukan hanya basis massa tertentu.
Redaksi Amas Persada News mengapresiasi Sinergi antara wakil daerah di DPD dan elemen masyarakat seperti KAHMI sangat krusial untuk memastikan aspirasi dari Sulawesi Selatan semoga dapat terus perjuangkan bersama
Foto ini, bagaimanapun, adalah lebih dari sekadar delapan orang yang berdiri kaku menghadap kamera. Ia adalah narasi tentang sebuah persahabatan lama yang diperbarui dengan langkah yang sejalan. Ia adalah tentang bagaimana warisan kaderisasi HMI terus hidup dan mewujud dalam bentuk-bentuk kolaborasi di tingkat pemerintahan.
Di ruang tamu Senayan itu, di bawah tatapan kamera, sebuah kolaborasi antara pimpinan lembaga negara dan kekuatan ormas dari daerah sangat erat.


Posting Komentar