JAM-HMI Sebut Menteri Desa Dan PDT Yandri Susanto Dan Stafsus Mendes Dan PDT Yahdil Abdi Harahap Detail Membangun Dan Memperjuangkan Aspirasi Desa
Keterangan Gambar : Menteri Yandri, Staf Khusus Menteri Desa Yahdil A Harahap dan Koordinator Jaringan Alumni Muda HMI Abdullah Amas. JAM-HMI Sebut Menteri Desa Dan PDT Yandri Susanto Dan Stafsus Mendes Dan PDT Yahdil Abdi Harahap Detail Membangun Dan Memperjuangkan Aspirasi Desa
Jakarta-Sepak terjang Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal/Mendes PDT dan Staf Khusus Yahdil Abdi Harahap dalam memperjuangkan desa diyakini sangat membawa peran signifikan. Jaringan Alumni Muda HMI yang juga Pimred Media Online Amas Persada News Abdullah Amas menyebut Mendes dan Yahdil sosok yang detail dalam memperhatikan persoalan desa
dan Staf Khusus dalam memperjuangkan desa diyakini sangat membawa peran signifikan. Jaringan Alumni Muda HMI yang juga Pimred Media Online Amas Persada News Abdullah Amas menyebut Mendes dan Yahdil sosok yang detail dalam memperhatikan persoalan desa
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto
dan Bang Yahdil Abdi Harahap adalah sosok yang sangat detail dalam memperhatikan persoalan desa. Mereka tidak bekerja sekadar berbasis laporan di atas kertas," ujar Abdullah Amas, Pemimpin Redaksi Media Online Amas Persada News yang juga aktivis JAM-HMI, di sela-sela acara.
Keterangan Gambar : Yahdil A Harahap, Staf Khusus Menteri
Menembus Labirin Persoalan Desa
Persoalan desa di Indonesia memang bak labirin yang rumit: dari tata kelola Dana Desa yang kerap membentur benteng birokrasi lokal, penguatan BUMDes yang sering mati suri, hingga kesenjangan infrastruktur dasar. Menurut Amas, kepemimpinan Kementerian Desa saat ini berhasil membedah kerumitan tersebut dengan pendekatan yang presisi dan tidak berjarak dari realitas lapangan
Kehadiran Yahdil Abdi Harahap sebagai Staf Khusus pun dipandang memberi akselerasi tersendiri. Sebagai figur yang kenyang pengalaman pergerakan dan memajukan diskursus publik, Yahdil dinilai mampu menjembatani aspirasi akar rumput dengan pembuat kebijakan di Jakarta. Ia mampu menerjemahkan keluhan kepala desa dan warga menjadi draf kebijakan yang konkret.
"Banyak masalah desa yang penyelesaiannya butuh ketelitian eksstra. Ketika pimpinan Kementerian Desa turun langsung dan staf khusus-nya mengawal dengan cermat, aspirasi desa tidak lagi menguap begitu saja di tingkat pusat," tambah Amas.
Mendorong Pembangunan dari Pinggiran
Ikhtiar dan doa bersama yang digelar JAM-HMI ini mencerminkan tingginya ekspektasi publik—khususnya kalangan aktivis muda—terhadap masa depan desa. Di mata mereka, keberhasilan mengawal aspirasi desa adalah tolok ukur utama keberhasilan pembangunan nasional. Desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan benteng pertahanan ekonomi nasional
"Dua sosok ini adalah sangat detail memperhatikan persoalan didesa terlihat dari pantauan dimedsos"ujar Amas
Abdullah Amas. Koordinator Jaringan Alumni Muda HMI





Posting Komentar