Jadi "Jet Tempur" Penjaga Ekonomi Rakyat Kecil, APKLI MP Menggagas SURK Dan Primnaskop Demi Mendongkrak Kapasitas Pedagang Kecil.
Jadi "Jet Tempur" Penjaga Ekonomi Rakyat Kecil, APKLI MP Menggagas SURK Dan Primnaskop Demi Mendongkrak Kapasitas Pedagang Kecil.
JAKARTA — Ekosistem ekonomi rakyat kecil di sektor hulu hingga hilir dinilai membutuhkan wadah agregator yang solid untuk mengoptimalkan potensi dan daya saingnya. Langkah ini dipandang mendesak guna memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus merespons tantangan era digital dan perubahan geo-ekonomi global.
Guna menjawab kebutuhan tersebut, Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP) bersiap menghadirkan Primer Nasional Koperasi (Primnaskop) Agregator UKM PKL serta Sekolah Usaha Rakyat Kecil (SURK).
"Keberadaan sebuah agregator ekonomi rakyat kecil sektor hulu (produsen) dan sektor hilir (perdagangan) adalah kebutuhan urgensif untuk maksimalkan tata kelola potensi dan kekuatan ekonomi rakyat kecil," kata Ketua Umum/Formateur terpilih APKLI MP, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed., di Jakarta, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Menurut Ali, wadah ini diproyeksikan menjadi instrumen sinergi dan kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih (KMP) unggulan Presiden Prabowo yang bertindak sebagai hub, serta bermitra dengan para pemangku kepentingan ekonomi terkait. Di sisi lain, peningkatan kapasitas (capacity building) para pelaku UKM PKL yang saat ini dinilai masih rendah menjadi aspek krusial yang tidak bisa ditawar.
Untuk merealisasikan agenda tersebut, dokter ahli kekebalan tubuh lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan FKUI ini menugaskan dua pengurus jajarannya secara khusus.
"Saya panggil khusus Wakil Ketua Umum Bidang Koperasi dan Ekonomi Kreatif, Ir. Abdul Rochim, dan Wakil Ketua Umum Bidang Diklat dan Pendampingan, Dr. Ir. Eni Susanti, untuk mewujudkannya," ujar mantan Ketua Umum Bakornas LKMI PB HMI periode 1995–1998 serta Dewan Pembina PP IPNU tersebut.
Ia menegaskan, keberadaan SURK sangat mendasar dan strategis. Selain mendongkrak kapasitas, lembaga ini difungsikan sebagai instrumen pendampingan agar UKM PKL mampu maju dan unggul di bawah pengawalan Eni Susanti. Sementara itu, pembentukan Primnaskop Agregator berada di bawah tanggung jawab Abdul Rochim.
Rencananya, Sekolah Usaha Rakyat Kecil (SURK) bakal diluncurkan secara resmi pada Pembukaan Rakernas APKLI MP pada November 2026 mendatang oleh Wakil Ketua DPR RI, Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad.
Tak hanya itu, Ali juga memerintahkan jajarannya untuk segera menyusun Naskah Akademik Pembentukan Badan Perekonomian UMKM RI, serta menyiapkan kelengkapan legal administrasi Modal Usaha Produktif dan Pendampingan (MUPP) UKM PKL Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di Kober Mie Tebet, Jakarta Selatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Harian Ellif Kirmawati, S.Si., M.M., Wasekjen M. Yusuf Paitaha, S.H., serta dua Ketua Bidang, Salamun dan Waluyo. Pada kesempatan yang sama, Ali juga memanggil Ketua Bidang Advokasi, Regulasi, dan Legalitas DPP APKLI MP, Ardi Syahwal, S.H., untuk menyiapkan seluruh kebutuhan legalitas dan regulasi organisasi dari aspek hukum.





Posting Komentar