Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Rajutan Panjang Ust. Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah Rajutan Panjang Ust. Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah

Rajutan Panjang Ust. Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah

Redaksi APN
Redaksi APN
25 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Keterangan Foto : Ust. Tamsil Linrung saat menyambut hangat audiensi Ormas Hidayatullah Pusat.


Oleh : Abdullah Amas


(Koordinator Pimpinan Nasional Jaringan Alumni Muda HMI/Pimnas HMI dan Koordinator SETALI /Sahabat Perjuangan Tamsil Linrung Se Indonesia)


Tamsil Linrung termasuk Tokoh Ummat yang intens menemui Ormas Islam Hidayatullah mulai pengurus pusat sampai wilayah seperti Sulsel. Sepak terjang Ormas Hidayatullah sangat membumi diantaranya dengan hadirnya Majalah Suara Hidayatullah, berbagai lembaga pendidikan dan seterusnya. Selain Jusuf Kalla (JK) dan lainnya, Tamsil Linrung adalah yang dominan menemui dan berjuang bersama Ormas Hidayatullah




Beberapa waktu lalu Tamsil juga menerima audiensi silaturahmi Pengurus Harian DPP Hidayatullah. Mendiskusikan isu-isu terkini dan kolaborasi yang kedepannya bisa dilakukan untuk dapat berkontribusi bagi kemaslahatan umat.




Audiensi Pengurus DPP Hidayatullah dipimpin oleh ketua umum KH. Naspi Arsyad, Lc. Didampingi Bendahara Umum, pengurus bidang ekonomi dan koperasi, beserta ketua Pemuda Hidayatullah.




Hidayatullah merupakan Ormas Keagamaan terkemuka yang fokus pada dakwah, pendidikan dan amal sosial.




Dalam pertemuan itu Tamsil mengapresiasi peran Hidayatullah di bidang pendidikan. Juga mengajak Hidayatullah memajukan ekonomi ummat, diantaranya berkolaborasi mensukseskan program pemerintah yang tengah berjalan. Misalnya dengan mendirikan Dapur MBG Khusus Pesantren di Sekolah-sekolah Hidayatullah seluruh Indonesia. Juga upaya kerjasama Pendidikan Tinggi Hidayatullah.




Demikian pula program di sektor pertanian, UMKM dan Koperasi. Perlu sinergi dan kerjasama yang intensif, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan ummat terutama di lingkungan Hidayatullah.




Dengan DPW Sulsel 2023




Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulsel melakukan silaturahmi dengan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Tamsil Linrung, kala itu, Ahad (2/7/2023).




Silaturahmi dan temu tokoh itu dalam suasana santai di salah satu resto di Jl Perintis Kemerdekaan Makassar. Dipimpin Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Ust Drs Nasri Bukhari MPd dan Ketua Dewan Murabi Wilayah (DMW) Hidayatullah Sulsel Ust Ir H Abdul Majid MA.




Tampak hadir pula jajaran pengurus DPW, Kadep Hubungan Antar Lembaga Ust M Imran Djufri, Anggota DMW Ust Dr Misjaya Khairun MA dan sejumlah pengurus DPD Hidayatullah Makassar Dr Nasrullah Sapa Lc MA, Ketua DPD Gowa Ust Mustaqim, Sekretaris DPD Maros Ust Abdul Hadi, Ketua DPD Pangkep Ust Karding SSos dan Ketua DPD Takalar Ust Arham Jabbar.




Hadir pula kala itu Ketua FUIB Sulsel Ust Muhtar Dg Lau, Ketua Yayasan Al Bayan kampus utama Hidayatullah Makassar Ust Suwito Fatah MM, Ketua BMH Sulsel Ust Kadir dan Ketua BTH Makassar Ust Baso Zulfikar serta Ketua Pemuda Hidayatullah Sulsel Ust Abdurahman Sibghatullah Lc.




Ust Majid mengatakan silaturahmi yang diagendakan rutin dengan tokoh-tokoh diharapkan semakin menguatkan jaringan dan kebersamaan bagi kepentingan ummat.




Apalagi menurut Ust Nasri dalam merealisasikan visi dan misi membangun peradaban Islam dibutuhkan sinergi. “Tidak ada keberhasilan apalagi dalam kerja dan program dakwah tarbiyah tanpa sinergi dan kebersamaan,” tegasnya.




Senada dengan harapan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut, mengatakan sinergi dan kolaborasi sangat diperlukan bukan saja dalam dakwah, termasuk juga tambahnya dalam perjuangan di politik bagi kepentingan ummat.




Apalagi dengan realitas saat ini ungkapnya, hanya 10 persen rakyat yang memilih karena idiologi dan idealisme keislamannya, selebihnya 60 persen lebih pada kepentingan sesaat atau transaksional.




“Kita sangat berharap ormas Islam termasuk Hidayatullah memberikan pemahaman pentingnya perjuangan politik untuk kepentingan ummat,” tambahnya.




Untuk itu, Tamsil juga mendorong agar aktivis dan pengurus ormas Islam terjun ke politik praktis khususnya untuk menduduki kursi legislatif di tingkat kabupaten/kota.




Ust Nasri pada kesempatan itu mengutarakan sejumlah program dan agenda saat ini Hidayatullah Sulsel. Dakwah di wilayah minoritas untuk mualaf di Toraja Utara.




Surabaya




Di Surabaya pada 2025 Tamsil Linrung juga jadi pembicara di acara Ormas Hidayatullah




Tiada Henti




Kesamaan Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah adalah istiqomah dalam dakwah sehingga ummat berdaya secara politik, ekonomi dan seterusnya



Langkah kaki itu jarang sekali surut. Di tengah keriuhan panggung politik nasional  ada sebuah irama konstan yang dijaga seorang politisi senior. Namanya Tamsil Linrung. Di luar hiruk-pikuk parlemen, ia memilih merawat sebuah aliansi kultural yang jarang tersorot lampu utama media massa: merajut asa bersama Ormas Islam Hidayatullah—dari pusat peradaban di Jakarta, menyusuri sudut-sudut kampus madya di Makassar, hingga merambah kantong-kantong dakwah di Surabaya.


Bagi mereka yang mengamati dinamika gerakan Islam di Indonesia kontemporer, hubungan Tamsil dan Hidayatullah bukan sekadar relasi transaksional antara seorang pejabat publik dan massa pemilih. Ia adalah sebuah tamsil tentang keteguhan. Sebuah kohesi ideologis yang terjalin lewat jalan dakwah, pendidikan, dan amal sosial yang membumi.


Merajut Simpul dari Senayan hingga Akar Rumput

Jejak itu terbentang panjang. Selain figur-figur sentral seperti Jusuf Kalla, sedikit sekali tokoh nasional yang secara konsisten dan intensif membuka pintu ruang kerjanya bagi jajaran pengurus Hidayatullah—mulai dari tingkat pusat hingga pelosok wilayah seperti Sulawesi Selatan.


 

 Dalam pandangan terlihat bagi Tamsil, ormas Islam sebesar Hidayatullah—dengan jaringan amal sosial, pesantren, dan institusi pendidikannya yang mengakar—memiliki infrastruktur kultural yang matang untuk menjadi lokomotif perubahan.


Tidak heran, dalam berbagai kesempatan dialog, ia mendorong agar sinergi konkret segera dieksekusi. Mulai dari gagasan strategis mendirikan Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) khusus pesantren di sekolah-sekolah Hidayatullah seluruh Indonesia, penguatan sektor pertanian, pemberdayaan UMKM, hingga akselerasi Koperasi dan Pendidikan Tinggi Hidayatullah.


Dari Warkop di Perintis Kemerdekaan hingga Panggung Surabaya

Relasi organik ini menemukan bentuknya yang paling cair ketika kita menengok catatan masa lalu di tanah rantau Sulawesi Selatan. Pada Ahad, 2 Juli 2023, suasana santai di sebuah rumah makan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, menjadi saksi bisu bagaimana silaturahmi lintas elemen dirajut.


Kala itu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulsel—yang dihadiri oleh para mursyid, ketua daerah dari Gowa, Maros, Pangkep, Takalar, hingga pimpinan lembaga otonom seperti Pemuda Hidayatullah, BMH, dan BTH—duduk satu meja dengan Tamsil Linrung. Diskusi sore itu mengalir tanpa sekat.


Di sinilah titik temu itu semakin tajam. Di hadapan para aktivis dakwah, Tamsil menyampaikan sebuah otokritik sosiologis yang telak mengenai lanskap politik kebangsaan kita hari ini. Dengan merujuk pada realitas empiris, ia mencatat bahwa hanya sekitar 10 persen pemilih yang murni digerakkan oleh idealisme dan ideologi keislaman. Selebihnya, lebih dari 60 persen suara masih sangat dipengaruhi oleh orientasi sesaat atau pragmatisme transaksional. Ya sejak dulu Tamsil selalu mendorong pentingnya suara Ummat untuk kompak memilih berdasarkan agenda ideologis bagi ummat dan rakyat.


Angka-angka tipis kepedulian ummat pada politik ideologis ini bukan untuk disesali, melainkan dibaca sebagai medan juang. Tamsil secara terbuka mendorong agar para aktivis dan pengurus ormas Islam tidak alergi terhadap politik praktis. Kader-kader terbaik umat harus berani mengambil peran strategis di lembaga legislatif tingkat kabupaten/kota, demi memastikan kebijakan publik berpihak pada kemaslahatan yang luas.



Istiqomah di Jalan Sunyi

Menyelami rekam jejak Tamsil Linrung dan Hidayatullah adalah memahami sebuah mazhab ketekunan. Di tengah dunia politik yang gemar menawarkan instanitas, keduanya memilih jalan panjang yang sunyi: membina umat dari bilik-bilik kelas madrasah, mengonsolidasikan ekonomi dari bilik-bilik koperasi, hingga merawat kesadaran politik dari ruang-ruang diskusi sederhana.


Pada akhirnya, kesamaan terbesar antara Tamsil Linrung dan Hidayatullah terletak pada satu kata kunci: istiqomah. Bahwa ikhtiar mendampingi umat agar berdaya secara politik, mandiri secara ekonomi, dan kuat secara moral, bukanlah pekerjaan sebentar, Ia adalah kerja sejarah yang menuntut napas panjang, kesetiaan pada akar, dan keyakinan bahwa kebaikan, cepat atau lambat, akan menemukan jalannya sendiri untuk berbuah.



 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Rajutan Panjang Ust. Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah

Redaksi APN- September 25, 2026 0
Rajutan Panjang Ust. Tamsil Linrung dan Ormas Hidayatullah
Keterangan Foto : Ust. Tamsil Linrung saat menyambut hangat audiensi Ormas Hidayatullah Pusat. Oleh : Abdullah Amas (Koordinator Pimpinan Nasional Jaringan A…

Berita Populer

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
PBB, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

PBB, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Ormas Nasgoro (Nasional Komunitas Gotong Royong) Fokus Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Di Awal Berdiri

Ormas Nasgoro (Nasional Komunitas Gotong Royong) Fokus Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Di Awal Berdiri

September 20, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
PBB, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

PBB, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Ormas Nasgoro (Nasional Komunitas Gotong Royong) Fokus Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Di Awal Berdiri

Ormas Nasgoro (Nasional Komunitas Gotong Royong) Fokus Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Di Awal Berdiri

September 20, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak