Dimyati, Wakil Gubernur Banten Yang Teguh Dalam Politik Keummatan
Oleh : Abdullah Amas
Dimyati adalah wajah Politisi sekaligus pejuang syiar politik agamis. Dia berlama-lama dalam perjuangan di PPP (Partai Persatuan Pembangunan) bahkan sampai jadi Sekjen DPP PPP.
Lalu dia bertarung di Pileg ketika Ujian Melanda PPP tapi konsistensi nilai pada Islam tak berubah. Dia dikala PPP ada kendala politik dia teguh pada Partai seazas PPP yaitu PKS (Partai Keadilan Sejahtera)
Dimyati telah menjadi wajah Politik Islam khususnya di Banten. Konsistensi pada nilai Islam sangat kuat.
Di bawah kepemimpinannya, Pandeglang menyaksikan bagaimana birokrasi daerah dipadukan dengan pendekatan religius-kultural. Ia tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga meletakkan fondasi moral keummatan di tanah Jawara tersebut. Program-program penguatan syiar Islam, peningkatan kesejahteraan guru ngaji, hingga penegakan perda bernuansa syariah menjadi cetak biru kepemimpinan kepala daerah tingkat dua yang sukses menerjemahkan aspirasi akar rumput
Ketika eskalasi politik membawanya naik kelas ke tingkat provinsi sebagai Wakil Gubernur Banten, orientasi kerjanya tidak bergeser. Dimyati tetap hadir sebagai representasi birokrat yang memadukan manajerial pemerintahan modern dengan sensitivitas nilai-nilai keummatan. Pengalamannya di eksekutif daerah tingkat I dan II memberikan kepekaan tajam: bahwa kebijakan publik yang efektif harus berakar pada keadilan sosial dan keberpihakan moral kepada rakyat.
Banten hari ini tidak bisa dilepaskan dari narasi politik keummatan yang dibangun oleh figur-figur seperti Dimyati
Konsistensinya merawat nilai Islam di panggung legislatif maupun eksekutif membuktikan bahwa politisi religius tetap relevan di era modern. Dimyati Natakusumah telah menorehkan tesis politik tersendiri: bahwa keteguhan prinsip, rekam jejak kepemimpinan yang teruji, dan kesetiaan pada umat adalah modal utama seorang pemimpin yang tahan uji terhadap zaman
Dimyati, Wagub Banten Yang Teguh Dalam Politik Keummatan
Dimyati adalah wajah Politisi sekaligus pejuang syiar politik agamis. Dia berlama-lama dalam perjuangan di PPP (Partai Persatuan Pembangunan) bahkan sampai jadi Sekjen DPP PPP.
Lalu dia bertarung di Pileg ketika Ujian Melanda PPP tapi konsistensi nilai pada Islam tak berubah. Dia dikala PPP ada kendala politik dia teguh pada Partai seazas PPP yaitu PKS (Partai Keadilan Sejahtera)
Dimyati telah menjadi wajah Politik Islam khususnya di Banten. Konsistensi pada nilai Islam sangat kuat. Terbukti Pilgub DKI lalu Dimyati memilih berjuang agar PPP bersama Calon Gubernur yang saat itu menjadi pilihan ummat




Posting Komentar