Ning Lia DPD-RI Paling Peduli Madura, Ini 10 Indikatornya Kata Ketua Dewan Pakar HIPKA (Himpunan Pengusaha Korps Alumni HMI) Bangkalan Bung Amas
Ketua Dewan Pakar BPD HIPKA (Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Kabupaten Bangkalan Abdullah Amas memuji Ning Lia sebagai Anggota DPD-RI asal Jawa Timur yang paling peduli Madura.
"Pertama, dia paling peduli dari sisi kepedulian sejak lama, jauh sebelum jadi DPD-RI dia paling peduli kepada Madura seperti Turba dan seterusnya"tegas Amas
Kedua pasca jadi DPD-RI pun Ning Lia juga sangat kencang turun ke Madura
Ketiga, Ning Lia juga rajin merawat Ormas maupun perantau asal Madura dimanapun baik di Jatim maupun yang ada di Jakarta
Amas menyebut kalau Madura adalah Madunya Negara maka Ning Lia adalah bingkai supersemar yang mewadahi bingkai itu. "Kalau Soeharto Jaya karena surat Supersemar maka Ning Lia adalah Supersemarnya Madura, madura kalau ketemu Ning Lia baru menyalanya semakin hebat dan naik jauh"ujar Amas.
10 Indikatornya
Kepedulian terhadap suatu daerah tidak bisa dinilai hanya dari kata-kata manis atau momentum sesaat. Dibutuhkan konsistensi, rekam jejak, dan kedekatan emosional yang terbangun secara nyata.
Berikut ulasan lebih lengkapnya dari yang disampaikan Abdullah Amas,
Sudah benar Ketua Dewan Pakar HIPKA (Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Kabupaten Bangkalan, Abdullah Amas. Dalam pandangannya, figur Anggota DPD-RI asal Jawa Timur, Ning Lia, merupakan sosok yang paling konsisten menunjukkan perhatian dan keberpihakannya kepada Madura.
Bahkan, Amas memberikan analogi yang kuat mengenai peran strategis tersebut. Jika Pulau Madura diibaratkan sebagai "madunya negara", maka Ning Lia adalah bingkai yang mewadahi dan mengangkat potensi besar tersebut agar semakin bersinar.
"Kalau Soeharto jaya karena surat Supersemar, maka Ning Lia adalah Supersemarnya Madura. Madura kalau ketemu Ning Lia baru menyalanya semakin hebat dan naik jauh." — Abdullah Amas
Berikut adalah 10 indikator utama yang menunjukkan betapa besar kepedulian Ning Lia terhadap Madura berdasarkan rekam jejak dan pandangan para tokoh:
1. Kepedulian Konsisten Sejak Jauh Hari (Pra-DPD-RI)
Keberpihakan Ning Lia kepada masyarakat Madura bukanlah tren musiman yang muncul menjelang kontestasi politik. Jauh sebelum resmi mengemban amanah sebagai Anggota DPD-RI, ia telah aktif turun langsung ke lapangan melalui berbagai kegiatan turun ke bawah (turba) untuk mendengar dan mendampingi warga Madura.
2. Intensitas Turun Lapangan Pasca Menjabat
Komitmen tersebut tidak luntur setelah mendapatkan mandat politik. Sebaliknya, setelah resmi menjadi senator DPD-RI, intensitas kunjungan Ning Lia ke berbagai wilayah di Madura justru semakin meningkat guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
3. Rumah Nyaman bagi Ormas dan Perantau
Kepeduliannya melintasi batas geografis pulau. Ning Lia dikenal sangat aktif merawat dan membersamai berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) serta komunitas perantau asal Madura—baik yang berada di kantong-kantong wilayah Jawa Timur maupun di Ibu Kota Jakarta.
4. Penggerak Potensi Ekonomi Lokal
Melalui jaringan dan kolaborasi strategis, ia konsisten mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, membuka ruang-ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha, serta mendukung pengusaha muda asal Madura untuk naik kelas.
5. Jembatan Aspirasi di Tingkat Nasional
Sebagai wakil daerah di Senayan, Ning Lia secara konsisten memperjuangkan isu-isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan, kesejahteraan, dan percepatan infrastruktur di Pulau Garam agar mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat.
6. Konsistensi Pengawalan Isu Sosial dan Kesejahteraan
Kehadirannya di tengah masyarakat Madura tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan aktif mengadvokasi berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat kecil.
7. Pendukung Utama Aktivisme Kepemudaan
Berakar dari nilai-nilai pergerakan, Ning Lia senantiasa memberikan ruang dan dukungan penuh terhadap kaum muda, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan di Madura untuk terus berkembang dan kritis terhadap kemajuan daerah.
8. Membangun Sinergi Lintas Tokoh dan Ulama
Ia memahami betul bahwa kekuatan Madura terletak pada harmoni antara masyarakat, tokoh lokal, dan para ulama. Oleh karena itu, pendekatan silaturahmi yang hangat dan berkelanjutan terus ia jaga dengan para sesepuh di berbagai kabupaten di Madura.
9. Representasi Budaya dan Kebanggaan Madura
Ning Lia tidak hanya membawa aspirasi administratif, tetapi juga kerap menjadi figur yang membanggakan identitas kultural Madura di kementerian maupun lembaga tinggi negara, mengangkat harkat dan potensi budaya lokal ke panggung nasional.
10. Ketulusan Pengabdian Tanpa Henti
Indikator paling mendasar adalah ketulusan dan energi positif yang ia curahkan untuk Madura. Bagi para tokoh lokal seperti Abdullah Amas, dedikasi tanpa kenal lelah inilah yang menjadikan Ning Lia sebagai figur yang benar-benar dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat luas.




Posting Komentar