Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda H. Syarief Jabat Ketua Majelis Fatwa Sekaligus Ketua Dewan Pembina PB JM-GPMI, JM-GPMI Siap Kokohkan Jejaring Mahasiswa GPMI Seluruh Indonesia H. Syarief Jabat Ketua Majelis Fatwa Sekaligus Ketua Dewan Pembina PB JM-GPMI, JM-GPMI Siap Kokohkan Jejaring Mahasiswa GPMI Seluruh Indonesia

H. Syarief Jabat Ketua Majelis Fatwa Sekaligus Ketua Dewan Pembina PB JM-GPMI, JM-GPMI Siap Kokohkan Jejaring Mahasiswa GPMI Seluruh Indonesia

Redaksi APN
Redaksi APN
15 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




Ketua Umum Pengurus Besar Jaringan Mahasiswa Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (JM-GPMI) Abdullah Amas menyebut JM-GPMI siap perkokoh Jaringan Mahasiswa GPMI seluruh Indonesia. "Mulai Pusat, Provinsi atau PW, daerah yaitu Pengurus Daerah (PD) hingga Kampus alias Komisariat"ujar Amas




Tak hanya itu JM-GPMI akan membuat Komunitas Wirausaha Binaan JM-GPMI dimana saat ini seperti di Pasuruan JM-GPMI rutin memborong dagangan pelaku UKM binaan JM-GPMI. 


Yuk Simak Liputan Selengkapnya!


Menjahit Jaring, Menggerakkan Ekonomi

Gedung-gedung kampus mulai menjadi bidak strategis bagi Pengurus Besar Jaringan Mahasiswa Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (PB JM-GPMI). Mereka tak lagi sekadar berwacana di menara gading, melainkan sedang merajut simpul organisasi yang lebih rapat dari pusat hingga ke akar rumput.




Ketua Umum PB JM-GPMI, Abdullah Amas, memiliki ambisi besar untuk mengonsolidasikan barisan. Ia menyebut lembaganya sedang dalam misi "penebalan" jaringan. "Mulai Pusat, Provinsi atau PW, daerah yaitu Pengurus Daerah (PD), hingga kampus alias komisariat," ujar Amas kepada Media ini, Rabu, 15 Juli 2026. Baginya, organisasi mahasiswa tak boleh lagi tercerai-berai. Sinkronisasi dari Jakarta hingga pelosok daerah menjadi syarat mutlak untuk menciptakan daya tawar yang lebih kuat.


Namun, JM-GPMI tampaknya sadar bahwa aktivisme tanpa kemandirian ekonomi ibarat macan kertas. Mereka mencoba memutus ketergantungan pada pendanaan yang serba tidak menentu dengan membangun ekosistem wirausaha.


Salah satu prototipe keberhasilan itu kini terlihat di Pasuruan, Jawa Timur. Di sana, JM-GPMI tidak hanya memberikan pendampingan formalitas. Mereka menerapkan praktik ekonomi sirkular yang cukup unik: komunitas wirausaha binaan JM-GPMI rutin "memborong" dagangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal.


Langkah ini, menurut Amas, adalah bentuk nyata dukungan terhadap penggerak ekonomi mikro. Dengan memastikan perputaran barang dan modal tetap hidup di tangan binaan, JM-GPMI sedang mencoba menanamkan etos kemandirian bagi kader-kadernya.


Konsolidasi jejaring yang kokoh dan sokongan ekonomi lokal menjadi dua kaki yang kini sedang disiapkan JM-GPMI untuk melangkah lebih jauh. Di tangan Abdullah Amas, organisasi ini hendak membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya bisa berdemo di jalanan, tapi juga bisa menghidupkan urat nadi ekonomi umat.


Sebagai sayap GPMI maka JM-GPMI menempatkan Haji Syarief Sebagai Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Majelis Fatwa PB Jaringan Mahasiswa GPMI


Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim

Redaksi APN- September 23, 2026 0
Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim
Mas Rio: Saya Dididik Kiai Kholil As’ad untuk Tidak Mengejar Jabatan Politik Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengakui banyaknya dukungan warganet ya…

Berita Populer

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak