Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Selain DPW BIMA Jatim-Jateng Dukung Kepemimpinan Syarief, Jaringan Mahasiswa Sayap BIMA Juga Dibentuk Selain DPW BIMA Jatim-Jateng Dukung Kepemimpinan Syarief, Jaringan Mahasiswa Sayap BIMA Juga Dibentuk

Selain DPW BIMA Jatim-Jateng Dukung Kepemimpinan Syarief, Jaringan Mahasiswa Sayap BIMA Juga Dibentuk

Redaksi APN
Redaksi APN
11 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Selain DPW BIMA Jatim-Jateng Dukung Kepemimpinan Syarief, Jaringan Mahasiswa Sayap BIMA Juga Dibentuk




Jaringan Mahasiswa BIMA (Barisan Insan Muda) dibentuk sebagai sayap Mahasiswa BIMA dengan Ketua Umum Jaringan Mahasiswa BIMA adalah Abdullah Amas.




Abdullah Amas yang juga merupakan Ketua DPW BIMA Jatim dan sekaligus Plt Ketua DPW BIMA Jateng menyebut Jaringan Mahasiswa BIMA akan menggarap kekuatan Mahasiswa di Kampus-Kampus atau dibentuk Perwakilan ala Komisariat.






"Selain itu kami yakin figur Syarif yang dekat ulama dan pewaris risalah perjuangan Ahmad Sumargono, Ustadz Aslih Ridwan dan lainnya mampu berjuang membangun kerja besar kemajuan Bangsa karena kerja-kerja BIMA sejak dulu sudah banyak, buat seminar, baksos dan lainnya serta sudah dikenal tokoh-tokoh"ujar Amas


MENGGALANG KAMPUS


Sayap mahasiswa BIMA resmi dibentuk di bawah komando Abdullah Amas. Mengincar basis komisariat di kampus-kampus demi menyokong kepemimpinan Syarief.


Ya,Peta gerakan mahasiswa kembali riuh. Barisan Insan Muda (BIMA) secara resmi menancapkan kukunya di ranah akademis dengan membentuk sayap baru bernama Jaringan Mahasiswa BIMA (JM-BIMA). Langkah taktis ini diambil guna mengonsolidasikan kekuatan intelektual muda sekaligus memperkokoh kepemimpinan Syarief di pucuk organisasi.


Dipercaya menakhodai biduk baru ini adalah Abdullah Amas, seorang organisatoris yang namanya sudah tidak asing di internal BIMA. Posisi Amas terbilang strategis; ia saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BIMA Jawa Timur sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW BIMA Jawa Tengah. Di bawah kendalinya, JM-BIMA diproyeksikan tidak sekadar menjadi penggembira, melainkan mesin penggerak ideologis di level akar rumput mahasiswa.


Amas menegaskan, target utama jaringan ini adalah merambah universitas-universitas di Indonesia secara terstruktur. "Kami akan menggarap kekuatan mahasiswa di kampus-kampus. Polanya nanti dibentuk perwakilan ala komisariat," ujar Amas saat dihubungi, Kamis, 11 Juni 2026. Format komisariat ini sengaja dipilih untuk memudahkan penetrasi ideologi dan program kerja BIMA langsung ke jantung aktivitas mahasiswa.


Warisan Ideologis dan Figur Syarief


Di balik ekspansi ke wilayah kampus, ada misi besar yang dibawa: menyosialisasikan cetak biru kepemimpinan Syarief. Bagi JM-BIMA, figur Syarief dianggap memiliki modal sosial dan spiritual yang kuat untuk membawa perubahan di tingkat nasional. Syarief dinilai sebagai sosok yang memiliki kedekatan khusus dengan kalangan ulama—sebuah poin krusial dalam lanskap politik dan pergerakan di Indonesia.


Tidak hanya itu, Amas menyebut Syarief sebagai ahli waris ideologis dari para tokoh pergerakan Islam legendaris.


"Kami yakin figur Syarief, yang dekat dengan ulama dan pewaris risalah perjuangan Ahmad Sumargono, Ustadz Aslih Ridwan, dan tokoh lainnya, mampu berjuang membangun kerja besar kemajuan bangsa," kata Amas dengan nada optimistis.


Nama Ahmad Sumargono—tokoh ikonik Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan KISDI—serta Ustadz Aslih Ridwan memang kerap dijadikan kompas moral dan politik bagi organisasi-organisasi sejenis BIMA. Dengan menarik garis linear dari para pendahulu tersebut ke figur Syarief, JM-BIMA ingin menegaskan bahwa gerakan mereka memiliki akar sejarah yang kuat dan konsisten.


Rekam Jejak yang Sudah Teruji

Menjawab skeptisisme publik terhadap organisasi sayap baru, Amas mengingatkan bahwa BIMA bukan kemarin sore dalam urusan pengabdian masyarakat. Rekam jejak organisasi induk mereka diklaim sudah melanglang buana dan diakui oleh berbagai elit nasional.


"Kerja-kerja BIMA sejak dulu sudah banyak, mulai dari membuat seminar nasional, bakti sosial, dan berbagai kegiatan lainnya. Kiprah ini sudah dikenal luas oleh tokoh-tokoh bangsa," tambah Amas.


Kini, dengan resminya Jaringan Mahasiswa BIMA berdiri, tantangan sesungguhnya ada di tangan Amas. Mengubah jargon pergerakan menjadi struktur komisariat yang solid di tengah apatisme politik mahasiswa hari ini jelas bukan perkara mudah. Namun, dengan membawa narasi kelanjutan risalah Ahmad Sumargono dan sokongan penuh untuk kepemimpinan Syarief, JM-BIMA tampaknya siap memulai babak baru mereka dari balik dinding-dinding ruang kuliah.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Komunitas AMY Muda Sebut Ada Gema Sang Guru Bangsa dari PKS : Ketika Al-Muzammil Yusuf Menghidupkan Kembali DNA Politik HOS Tjokroaminoto

Redaksi APN- September 24, 2026 0
Komunitas AMY Muda Sebut  Ada Gema Sang Guru Bangsa dari PKS : Ketika Al-Muzammil Yusuf Menghidupkan Kembali DNA Politik HOS Tjokroaminoto
Komunitas AMY Muda Sebut  Ada Gema Sang Guru Bangsa dari PKS : Ketika Al-Muzammil Yusuf Menghidupkan Kembali DNA Politik HOS Tjokroaminoto Waktu seakan berpu…

Berita Populer

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Tamsil Linrung Dimata Aktivis Muda Abdullah Amas

Tamsil Linrung Dimata Aktivis Muda Abdullah Amas

September 18, 2026
Presiden PKS AMY, Wajah Perjuangan Pemimpin Parpol Islam Merakyat Seperti HOS Tjokroaminoto Dan Meneropong Langkah Politik PKS 2029

Presiden PKS AMY, Wajah Perjuangan Pemimpin Parpol Islam Merakyat Seperti HOS Tjokroaminoto Dan Meneropong Langkah Politik PKS 2029

September 18, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Tamsil Linrung Dimata Aktivis Muda Abdullah Amas

Tamsil Linrung Dimata Aktivis Muda Abdullah Amas

September 18, 2026
Presiden PKS AMY, Wajah Perjuangan Pemimpin Parpol Islam Merakyat Seperti HOS Tjokroaminoto Dan Meneropong Langkah Politik PKS 2029

Presiden PKS AMY, Wajah Perjuangan Pemimpin Parpol Islam Merakyat Seperti HOS Tjokroaminoto Dan Meneropong Langkah Politik PKS 2029

September 18, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak