Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Politik Golkar Projo Vs Golkar PRO 08 Memanas, Kursi Bahlil Pasti Dihabisi Kubu Nusron Wahid
Politik

Golkar Projo Vs Golkar PRO 08 Memanas, Kursi Bahlil Pasti Dihabisi Kubu Nusron Wahid

Redaksi APN
Redaksi APN
01 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Sumber Foto : Sebuah Media Online

Suhu politik di Partai Golkar sedang tinggi-tingginya. Partai berlambang beringin itu, saat ini, tengah memanas.


Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar menyeruak ke permukaan. Kabarnya, Istana sudah “merestui” salah satu nama kader terbaik beringin untuk menggantikan Bahlil Lahadalia.


Kader tersebut adalah Nusron Wahid. Pria alumni Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI)-kini Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya (FIB)- yang menjabat sebagai menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kabinet Merah Putih itu kabarnya telah dipanggil Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.


Sumber media tertentu di internal beringin menyebutkan, Istana “merestui” Nusron Wahid untuk dijadikan sebagai ketua umum Partai Golkar menggantikan Bahlil dalam munaslub yang akan digelar paling lambat Desember 2025. “Sudah itu. (Istana) sudah merestui Nusron. (Sudah) dipanggil di Hambalang,” ucap sumber tersebut, Kamis, 31 Juli 2025.


Alasan Mengapa Bahlil akan Diganti


Mengapa Bahlil akan dilengserkan dari kursi ketua umum (ketum) Partai Golkar? Sumber internal beringin menyebutkan, ada beberapa alasan.


“Pertama, manuver Bahlil di Kabinet Merah Putih sering merusak citra pemerintah. Sekaligus mencoreng nama baik Golkar. Kebijakan Bahlil sebagai menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan menteri investasi saat itu sangat melukai rakyat kecil yang nota bene adalah pemilih setia Golkar,” urainya.


“Seperti larangan pengecer menjual LPG 3 Kg. Lalu, pemberian izin investasi tambang di Raja Ampat yang saat itu Bahlil menjadi menteri investasi. Bahlil disebut-sebut turut bertanggung jawab atas penerbitan izin yang dinilai merusak kawasan konservasi Raja Ampat itu,” paparnya.


Alasan lain, kata sumber itu adalah, Bahlil lebih menopang kepentingan Jokowi yang saat ini sudah tidak menjadi presiden. “Tentu ini tidak sesuai dengan arah Golkar yang saat ini ada di dalam Kabinet Merah Putih di bawah komamdo Presiden Prabowo,” tambahnya lagi.


Selain itu, sambungnya, banyak pihak di internal Golkar membuat penilaian bahwa Bahlil gagal memposisikan partai sesuai arah kekuasaan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Harusnya menjadi partai yang siap beradaptasi, bukan malah menjadi penopang bayangan kekuatan masa lalu (Jokowi),” ia menguraikan.


Ada alasan lain? “Masih ada alasan lainnya. Misalnya perilaku Bahlil baik pribadi yang kontroversial maupun secara struktural tidak menguntungkan Golkar di mata rakyat. Lalu, banyak senior Golkar yang ‘disingkirkan’ dan lebih banyak mengakomodasi orang baru yang tidak proporsional di struktur partai,” cetus sumber tersebut.


Isu Munaslub Hoaks


Sementara itu, seorang petinggi di DPP Partai Golkar yang enggan namanya di-online-kan menyebutkan, isu munaslub itu hoaks. “Itu hoaks (tidak benar),” ujar petinggi Partai Golkar yang ada di dewan etik tersebut.


Kata dia, saat ini, Bahlil dan Presiden Prabowo baik-baik saja. “Baik-baik saja dan makin dekat malah,” tegasnya.


Terpisah, mantan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin saat dikonfirmasi redaksi Kantor. Berita sebuah media mengenai isu munaslub mengatakan, dirinya baru mendengar hal itu. “Baru dengar, Mas,” jawab Nurul Arifin melalui pesan WhatsApp, Kamis sore, 31 Juli 2025.


Sekjen Partai Golkar tidak Banyak Komentar


Mengenai isu munaslub dan Istana merestui pergantian Bahlil, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji tidak banyak berkomentar. Mantan ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur itu menilai, isu tersebut hanya desas-desus yang tidak perlu ditanggapi.


“Desas desus tidak perlu ditanggapi. Ibarat asap tanpa api,” ungkap Sarmuji, kepada awak media.


Ikon Kemenangan 02


Tak kalah dengan Bahlil, Nusron Wahid adakah ikon kemenangan 02 dari Golkar. Dia menempati posisi strategis di TKN Prabowo-Gibran tahun lalu.  


Dibanding Bahlil yang terus bertingkah, Nusron Wahid terlihat lebih bisa dipegang

Hal ini disampaikan oleh Analis The Future Institute , Sayidi

"Di Golkar itu ada kita lihat Golkar-Pro alias Golkar kubu Prabowo, orang-orang ini diantaranya Nusron Wahid dipastikan cukup kuat"ujar Sayidi

Via Politik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

LSM LARINDO: Khofifah Adalah Gubernur Pemersatu Rakyat Nomor Satu di Indonesia

Redaksi APN- Februari 02, 2026 0
LSM LARINDO: Khofifah Adalah Gubernur Pemersatu Rakyat Nomor Satu di Indonesia
SURABAYA – Lembaga Swadaya Masyarakat Layar Aspirasi Rakyat Indonesia (LSM LARINDO) memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa…

Berita Populer

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak