Punya Pembasisan Luar Biasa Sekelas Partai Parlemen. Jaringan Jurnalis PSII Sebut Wajar PSII Siap Kembali Ke Laga Politik Praktis, Menjemput Tuah HOS Tjokroaminoto 2029
Punya Pembasisan Luar Biasa Sekelas Partai Parlemen. Jaringan Jurnalis PSII Sebut Wajar PSII Siap Kembali Ke Laga Politik Praktis,
Menjemput Tuah HOS Tjokroaminoto 2029
Wakil Seketaris Jaringan Jurnalis Partai Syarikat Islam Indonesia (JJ-PSII) sekaligus Direktur Lembaga Abdullah Amas Strategic (Lembaga AAS) Kiki Mufida mengapresiasi kembalinya PSII Ke Politik Praktis
"PSII/Partai Syarikat Islam Indonesia selama ini punya pembasisan luar biasa, punya sekolah, punya yayasan, punya banyak organisasi perkaderan, aset yang setara Partai Yang Punya Kursi di Parlemen, sangat wajar PSII berani mengambil Posisi Ikut Pemilu 2029, hitung saja berapa jumlah Madrasah atau Sekolah, Yayasan dan lainnya, itu sumber daya yang dashyat untuk sekelas Partai Politik saat ini ditambah basis Massa yang militan"tegas Kiki Mufida
Kiki mengapresiasi langkah Presiden DPP PSII K.H Muflich Chalif Ibrahim
Ya,Di balik helatan Milad ke-121 yang bakal digelar di Asrama Haji Pondok Gede pertengahan Oktober ini, sebuah manuver sejarah sedang dipahat. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII)—organisasi pergerakan tertua yang lahir dari akar perlawanan Haji Samanhudi dan H.O.S. Tjokroaminoto pada 1905—resmi memutar balik kompasnya. Setelah dua dekade mengendapkan diri sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas), partai ini memantapkan langkah kembali ke gelanggang politik praktis menuju Pemilu 2029.
Keputusan krusial yang digondol dari Majelis Tahkim Luar Biasa (MTLB) di Bandung itu bak membangunkan raksasa tidur. Reposisi taktis ini tak pelak memantik riak apresiasi dari lingkar internalnya sendiri.
Jaringan Jurnalis Partai Syarikat Islam Indonesia (JJ-PSII) menyambut gelombang balik ini dengan nada optimis. Kiki Mufida, Wakil Sekretaris JJ-PSII yang juga menjabat Direktur Lembaga Abdullah Amas Strategic (Lembaga AAS), menilai langkah yang diambil Presiden DPP PSII K.H. Muflich Chalif Ibrahim sebagai keputusan berani yang rasional.
“PSII selama ini punya pembasisan yang luar biasa. Ada jaringan sekolah, yayasan, hingga belasan organisasi perkaderan. Secara modal sosial dan aset, pembasisannya setara dengan partai-partai yang hari ini menduduki kursi di parlemen. Sangat wajar jika PSII berani mengambil posisi ikut Pemilu 2029,” ujar Kiki.
Mesin Lama dengan Daya Tawar Baru
Bagi publik politik, kembali berpalingnya PSII ke politik formal bukan sekadar romantisme khittah. Dengan jangkauan 32 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi, 297 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten/kota, serta 13 organisasi otonom yang menyertainya, PSII sejatinya tidak berangkat dari titik nol.
Jaringan Jurnalis PSII Mengapresiasi rencana Pelantikan DPW PSII Jawa Barat pada 18 Oktober 2026 mendatang.
Membawa panji Tauhid, Keadilan Sosial, Kemandirian Ekonomi, dan Demokrasi Musyawarah, PSII kini bersiap menguji sejauh mana warisan intelektual Tjokroaminoto mampu memikat pemilih urban maupun basis kultural di era baru.



Posting Komentar