Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir 2026, ATUM Institute Dan Relawan AMAS-PRO 08 (Aliansi Massa Pro Prabowo 08) Sebut Nelayan Kini Diurus Negara Dengan Hikmat Kenegarawanan
Jakarta -Amas Persada News-Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (09/10/2026), untuk meminta laporan perkembangan pembangunan Kampung Nelayan.
Pembangunan 100 Kampung Nelayan ditargetkan dapat rampung dan siap beroperasi pada akhir tahun 2026. Kampung Nelayan tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain dermaga, pabrik es, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), hingga pasar sebagai tempat transaksi hasil tangkapan nelayan.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat mata rantai usaha perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sementara itu Koordinator Pimpinan Nasional/PIMNAS dari Relawan AMAS PRO 08 (Aliansi Massa Pro Prabowo 08) Sekaligus Direktur Eksekutif ATUM Institute Abdullah Amas menyebut Negara Kini dipimpin Presiden Prabowo sangat jeli memperhatikan kebutuhan riil nelayan untuk hidup jauh lebih baik.
"Gelora kehidupan Nelayan yang lebih baik sangat dibutuhkan Negara mengingat sektor Pangan juga berasal dari perjuangan Nelayan yang gigih dan bekerja keras tanpa kenal lelah"tegas Abdullah Amas
Amas menyebut kepedulian pada Nelayan bahkan sampai pada aspek detail kebutuhan Nelayan adalah bagian dari hikmat kenegarawanan seorang Presiden


Posting Komentar