Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda ATUM Institute Dan Jaringan Alumni Muda HMI (JAM-HMI) Ikut K.H Dr. Masrur Anhar Pembina Korps Mubaligh Indonesia Dukung Pemerintah Larang Pertunjukan Musisi AS Israel Houghton ATUM Institute Dan Jaringan Alumni Muda HMI (JAM-HMI) Ikut K.H Dr. Masrur Anhar Pembina Korps Mubaligh Indonesia Dukung Pemerintah Larang Pertunjukan Musisi AS Israel Houghton

ATUM Institute Dan Jaringan Alumni Muda HMI (JAM-HMI) Ikut K.H Dr. Masrur Anhar Pembina Korps Mubaligh Indonesia Dukung Pemerintah Larang Pertunjukan Musisi AS Israel Houghton

Redaksi APN
Redaksi APN
12 Okt, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Keterangan Gambar :  K.H Dr. Masrur Anhar Pembina Korps Mubaligh Indonesia Dan Prof. Yusril Ihza Mahendra 

Jakarta-Koordinator Pimpinan Nasional/Pimnas Jaringan Alumni Muda HMI (JAM-HMI) Abdullah Amas menyebut seruan dukungan K.H Dr Masrur Anhar kepada Pemerintah menolak Musisi AS Israel Houghton adalah seruan seorang Ulama dan Komunitas Yang Peduli Pembubaran Israel.

"Ini menunjukkan Ulama tetap garang dalam membela agenda Pemerintah dan UUD 45 dalam membubarkan semua bentuk penjajahan"tegas Abdullah Amas yang juga Mantan Wasekjen PB HMI sekaligus Direktur Eksekutif ATUM Institute tersebut.

Palu Merah Prof. Yusril untuk Sang Musisi

Pemerintah melarang pertunjukan musisi AS, Israel Houghton, di Jakarta karena rekam jejak dukungannya terhadap Israel. Langkah ini disokong kelompok mubaligh.

RENCANA pertunjukan musik rohani yang sedianya dihela di Graha Pengharapan, Jakarta, pada 24 Oktober mendatang itu akhirnya berujung buntu. Musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grupnya Israel & New Breed, terancam tak bisa menyapa para penggemarnya dalam tur bertajuk ’Til The Whole World Knows Tour 2026. Pemerintah Indonesia memblokir izin panggung sang pemenang Grammy Award tersebut.

Keputusan tegas itu keluar langsung dari meja Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Prof. Yusril Ihza Mahendra. Setelah menggelar koordinasi maraton dengan sejumlah kementerian dan lembaga keamanan, Prof. Yusril memutuskan pintu Indonesia tertutup untuk pertunjukan Houghton.

Pangkal persoalannya bukan pada nyanyian atau iman sang penyanyi. Kerikil tajam itu bersumber dari rekam jejak digital Houghton. Pada Oktober 2023—saat konflik di Gaza berkecamuk—Houghton secara terbuka melontarkan pernyataan di media sosial: “I stand with Israel.”

Bagi Jakarta, kalimat singkat itu bukan sekadar opini pribadi, melainkan propaganda politik yang sensitif. "Kami berpandangan bahwa kegiatan apa pun yang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk merugikan perjuangan rakyat Palestina tidak akan diperkenankan," ujar Prof. Yusril dalam keterangan resminya.

Pemerintah menampik tudingan bahwa kebijakan ini membatasi kebebasan beragama atau berekspresi. Yusril menegaskan negara tak masuk ke ranah keyakinan atau latar belakang musik rohani Houghton. Namun, dalam kalkulasi diplomasi dan keamanan dalam negeri, panggung musik tidak boleh menjelma menjadi mimbar propaganda yang berseberangan dengan garis politik luar negeri Indonesia.

Sinyal keras dari Lapangan Banteng—kantor Menko Kumham Imipas—itu disambut hangat oleh kelompok keagamaan. Pembina Korps Mubaligh Indonesia, Masrur Anhar, menilai langkah Yusril sudah tepat hitungan. Tokoh yang juga mantan Penasihat Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran tersebut memuji kepekaan pemerintah terhadap solidaritas Palestina.

"Sebagai Pembina Korps Muballigh Indonesia, saya mendukung penuh kebijakan pemerintah melalui Menko Kumham Imipas," kata Masrur pada Ahad, 11 Oktober lalu.

Bagi Masrur dan para penolak konser, mendatangkan figur yang terang-terangan berpihak pada Israel di tengah penderitaan warga Gaza adalah langkah yang gegabah. Keputusan pemerintah membatalkan konser ini dianggap melenyapkan potensi kegaduhan publik yang lebih besar di dalam negeri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara lokal maupun manajemen Israel Houghton belum memberikan keterangan resmi terkait pembatalan tur tersebut. Namun satu hal yang pasti: bagi Jakarta, prinsip politik luar negeri yang konsisten membela Palestina tidak bisa ditawar—bahkan oleh panggung hiburan sekalipun.



 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

JAMLISMA : Terimakasih Khofifah Gratiskan Sehari Bus Transjatim Dalam Rangka Peringatan HUT Jatim

Redaksi APN- Oktober 12, 2026 0
JAMLISMA : Terimakasih Khofifah Gratiskan Sehari  Bus Transjatim Dalam Rangka Peringatan HUT Jatim
Surabaya - Ketua Bidang Kebijakan Publik DPW JAMLISMA(Jaringan Alumni Muda Lintas Organisasi Mahasiswa Islam dan Nasionalis) Nurcahayani mengapresiasi langkah …

Berita Populer

Ketua Umum APKLI MP Sebut Prof.Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo

Ketua Umum APKLI MP Sebut Prof.Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo

Oktober 11, 2026
APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT  PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

Oktober 11, 2026
APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT  PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

Oktober 11, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Ketua Umum APKLI MP Sebut Prof.Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo

Ketua Umum APKLI MP Sebut Prof.Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil Ke Presiden Prabowo

Oktober 11, 2026
APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT  PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

Oktober 11, 2026
APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT  PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

APRESIASI JAM-HMI PADA MAESTRO DARI TAMAN BAPPENAS: CARA MENTERI PPN PROF.Dr.Ir RACHMAT PAMBUDY, M.S. MERACIK SAKTI KOPI NUSANTARA MENJADI MENARA EKONOMI DUNIA

Oktober 11, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak