Minta Semua Pihak Fokus Bangun Kekuatan Raksasa Ekonomi Atasi Tantangan Global, Amas Himbau Budi Arie Dan AHY Tak Bicara Politik Kekuasaan Dulu, Ajak Mencontoh Ketum Golkar Dan Ketum Partai Gelora
Minta Semua Pihak Fokus Bangun Kekuatan Raksasa Ekonomi Atasi Tantangan Global, Amas Himbau Budi Arie Dan AHY Tak Bicara Politik Kekuasaan Dulu, Ajak Mencontoh Ketum Golkar Dan Ketum Partai Gelora
Ketua Jaringan Alumni Muda Himpunan Mahasiswa Islam (JAM-HMI) Abdullah Amas menghimbau hal tersebut. "Sekuat-kuatnya energi bangsa ini diarahkan dalam tantangan global kedepan termasuk soal energi dan seterusnya"tegas Abdullah Amas
Amas memuji Ketua Umum Partai Golkar Bahlil dan Partai Gelora Anis Matta yang fokus pembicaraan ke tema tantangan ekonomi
Anis Matta misalkan baru-baru ini bicara soal tantangan ekonomi global di saat dunia mulai huru-hara Global
"Saatnya kita fokus pada tantangan ekonomi global, mengikuti al-mubasyirat Muhammad Qasim, kita harus memulangkan Indonesia menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia, Tantangan Ekonomi Global harus piawai kita baca untuk kita rubah jadi peluang besar menjadi negara adidaya, sebab pilihan tantangan global kedepan yang menggila baik sisi iklim, keamanan, ekonomi dan lain-lain tak ada pilihan lain kita harus jadi negara adidaya, negara yang sangat kuat atau kuatnya ga nanggung agar kita lolos dari berbagai terkaman tantangan global"tegas Amas
Ya, Amas meminta keduanya untuk sementara menanggalkan diskursus perebutan pengaruh dan menyelaraskan frekuensi dengan kebutuhan mendesak rakyat: konsolidasi ekonomi.
Dengan gaya bertutur khas pengamat pergerakan, Amas bahkan menarik visi geopolitik yang lebih luas. Mengaitkan dinamika makro dengan pembacaan spiritual-alternatif ala al-mubasyirat Muhammad Qasim, ia memandang Indonesia memiliki mandat sejarah untuk memposisikan diri sebagai pusat perbendaharaan dunia.
Bagi Amas, konstelasi global ke depan tidak lagi memberi ruang bagi negara-negara yang setengah hati. Iklim yang kian ekstrem, eskalasi keamanan, hingga runtuhnya rantai pasok global menuntut metamorfosis radikal. Indonesia, tegasnya, tidak punya opsi selain bertransformasi menjadi negara adidaya—sebuah kekuatan raksasa yang mampu menepis berbagai terkaman krisis zaman




Posting Komentar