TRANSISI ENERGI, PRESIDEN PRABOWO AKAN LUNCURKAN BBM B50
Pemerintah terus mempercepat agenda transisi energi nasional. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan secara resmi BBM B50 pada Kamis, 9 Juli 2026. B50 merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen solar, sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan bahwa peluncuran tersebut akan dilakukan langsung oleh Presiden.
“Adapun peluncuran resminya akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1–2 minggu ke depan. Kalau tidak salah rencananya tanggal 9, nanti bisa dikonfirmasi ulang,” ujar Muhammad Qodari, dikutip Sabtu (4/7/2026).
Implementasi B50 diatur melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 tentang kewajiban pencampuran biodiesel sebesar 50 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis solar. Program ini didukung pembiayaannya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Menurut Qodari, pengembangan B50 merupakan langkah strategis pemerintah untuk mempercepat transisi energi, meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), memperkuat ketahanan energi nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap.
Selain mendukung ketahanan energi, kebijakan ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan mempercepat pencapaian target net zero emission, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan.


Posting Komentar