Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Pemerintahan Sekjen Akurat Indonesia, Tumpal Daniel: QATAR BANTU INDONESIA BANGUN SATU JUTA RUMAH VERTIKAL DI PERKOTAAN UNTUK RAKYAT
Pemerintahan

Sekjen Akurat Indonesia, Tumpal Daniel: QATAR BANTU INDONESIA BANGUN SATU JUTA RUMAH VERTIKAL DI PERKOTAAN UNTUK RAKYAT

Redaksi APN
Redaksi APN
10 Jan, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 *Sekjen Akurat Indonesia, Tumpal Daniel:

QATAR BANTU INDONESIA BANGUN SATU JUTA RUMAH VERTIKAL DI PERKOTAAN UNTUK RAKYAT* 


Program Presiden Prabowo untuk pengadaan tempat tinggal rakyat di pedesaan  dan perkotaan sebanyak tiga juta rumah setahun segera dibangun. Pertanyaan besar mengemuka darimana uangnya? Lantaran APBN hanya mampu siapkan Rp. 5 Triliun/tahun untuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) . Jumlah itu Jauh dari kata cukup. Ternyata hubungan baik Presiden Prabowo dengan Qatar adalah jawabnya. Tahap awal Qatar sudah siap bangun 1 juta rumah hunian sederhana di Indonesia. MoU ditandatangani di Istana antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait dengan keluarga kerajaan Qatar Yang Mulia Sheik Abdulaziz Abdulrahman Al Thani (8/1). Pemerintah Qatar berencana untuk menginvestasikan dana sebesar $ 50 miliar di Indonesia atau Rp. 750 Triliun dengan kurs Rp. 15.000,-  Investasi ini bakal dibuat dalam beberapa sektor seperti energi, infrastruktur, pariwisata, dan properti. Informasi ini dikatakan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Doha, Qatar, pada Sabtu, 17 Desember 2022 . 


Untuk pembangunan 1 juta rumah hunian tersebut diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah  bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian layak dan terjangkau, juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru di sektor konstruksi, penataan kota dari kekumuhan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat 


Menurut Wamen PKP, Fahri Hamzah untuk yang 1 juta rumah  tahap awal ini, pembangunan rumah dilakukan vertikal di kota-kota padat penduduk dengan menggunakan tanah yang dimiliki Kementerian BUMN, ATR/BPN,Kementerian Dalam Negeri/Pemerintah Daerah dan tanah sitaan yang dikuasai Kejaksaan Agung.  Sangat mungkin rumah-rumah dibangun di bawah atau atas infrastruktur seperti jalur tol atau kereta api seperti di Tiongkok, Jepang, Korea dan Singapura.

Terkait pembangunan rumah hunian vertikal ini, Akurat Indonesia menyoroti soal  teknis dan regulasi yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa hal yang harus dipertimbangkan, yaitu: Struktur dan kekuatan bangunan.Penggunaan bahan tahan gempa dan cuaca ekstrem.Sistem drainase dan pengelolaan air. Dalam hal regulasi perlu diperhatikan terkait peraturan zonasi dan penggunaan lahan. Izin dari otoritas infrastruktur yang digunakan. Peraturan lingkungan hidup, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Agar tidak timbul persengketaan di kemudian hari yang bakal merugikan penghuni rumah, tambah Tumpal Daniel, Sekjen Akurat Indonesia. 


Berikut contoh pembangunan rumah vertikal di bawah atau atas infrastruktur:

1. Singapura: Proyek "Build-To-Order" di bawah jalur MRT.

2. Jepang: Pembangunan rumah vertikal di bawah jalur kereta api.

3. Korea Selatan: Proyek "Smart City" dengan rumah vertikal di bawah infrastruktur.


Menurut Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Badan Pusat Statistik, Kelebihan rumah hunian vertikal antara lain : Efisiensi lahan, mengurangi biaya, meningkatkan kualitas hidup, mengurangi kemacetan dan meningkatkan nilai properti.


Dalam hal investasi negara asing ke Indonesia, Akurat Indonesia mencatat bahwa investasi Qatar rencananya sebesar $50 Miliar lewat pemerintahan Prabowo adalah terbesar sepanjang sejarah. Selama ini Singapura adalah investor terbanyak di Indonesia yaitu mencapai Rp. 68,2 triliun. 


(Amas Persada News)

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Kode Alam Pada Khofifah, Ahli Lewati Tantangan

Redaksi APN- April 30, 2026 0
Kode Alam Pada Khofifah, Ahli Lewati Tantangan
Oleh : Abdullah Amas Khofifah kalau dari auranya beliau adalah sosok yang ahli melewati tantangan. Kalau kita lihat kode alam. Kegemarannya melewati gunung da…

Berita Populer

Recent Comments

Berita Pilihan

Trending News

Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak